BADUNG – Dalam rangka pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist XXVII dan Festival Seni Budaya Islam Tingkat Prov. Bali Tahun 2023 yang diselengarakan oleh Kanwil Prov. Bali dan LPTQ Prov. Bali diikuti sekitar 1000 orang peserta, bertempat di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Jl. Raya Sempidi, Kec. Mengwi Kab. Badung, Jum’at (01/09/23).
Yang dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Bali, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Bali, Irwasda Kombes Pol Arief Prapto Santoso, S.I.K., Pamen Ahli OMSP Kodam IX/Udy, Kaban Kesbangpol Drs. I Nyoman Suendi, Danramil 07/Denbar, Kabag Ops Polres Badung, Kepala Kejaksaan Badung, Kepala Kementrian Agama Kab. Badung, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten/ Kota se Prov. Bali Serta serta para tamu undangan lainnya.
“Sambutan Ka Kanwil Kementrian Agama Provinsi Bali dalam pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke 27 dan Festival Seni Budaya Islam (FSBI) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2023, ini sebagai wujud kepedulian dalam membantu program pemerintah dibidang pemahaman pendidikan agama dan keagamaan khususnya di wilayah kabupaten Badung dan umumnya di Provinsi Bali. STQH dan Festival Seni Budaya Islam ini adalah forum silaturahmi antar kaum maslimin dari berbagai Daerah yang ada di Provinsi Bali yang memiliki tujuan sama mengikuti kegiatan yang merupakan budaya dikalangan muslim”.
Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits mempunyai posisi yang sangat vital dalam rangka membangun mental spiritual akhlak bangsa, Al-Quran dan Hadits merupakan sumber pengetahuan serta mengandung nilai-nilai kehidupan yang mengajarkan tentang mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk. Dalam sambutan
Melalui festival seni budaya Islam, persatuan dan kesatuan dapat lebih dieratkan disamping juga dapat meningkatkan apresiasi terhadap ekspresi seni budaya dan Islami. tutupnya
Dikesempatan lain Danramil 07/Denbar dalam keterangannya, melalui Festival Seni Budaya Islam seperti yang akan dilaksanakan sekarang ini dengan lantunan syair dan lagu religius yang edukatif yang memotivasi para remaja sebagai generasi penerus bangsa, merupakan alat paling praktis dan persuasif guna membendung limbah informasi yang merusak moral untuk memberikan manfaat bagi segenap lapisan umat. Dalam keterangannya
Kegiatan ini merupakan cerminan bahwa kegiatan STQ ini sebagai ajang, memupuk tali silaturrahim antar pemerintah dan masyarakat, STQ juga tentunya sebagai ajang untuk memilih Qori-Qoriah, Hafidz-Hafidzah terbaik yang akan mengharumkan nama Kabupaten/Kota pada event yang lebih tinggi baik itu tingkat propinsi, nasional maupun internasional. tutup Kapten Inf Cipto Sujoko.
(Arjuna/PB).
.: Komando Distrik Militer 1611 Badung :.

